Indonesia International Contribution Project (IICP) is a joint initiative between the Faculty of Economics and Business, Universitas Gadjah Mada and Hiroshima University of Economics (HUE) aims to enhance international awareness and demand of the lurik weaving industry.
IICP will be implemented by empowering artisan villages to market and promote lurik with a modern approach. This initiative is anticipated to assist the economy of the respective villages while also safeguarding the tradition of lurik weaving as one of Indonesian cultural identity.
Tuku-tuku merupakan program kerja dari Departemen Ekonomi Kreatif BEM FEB UGM yang menjadi wadah untuk mengembangkan jiwa entrepreneurship serta prakteknya. Tuku–tuku diwujudkan dalam bentuk sebuah brand usaha yang menjual berbagai merchandise yang ditujukan untuk pihak internal maupun eksternal BEM FEB UGM.
Asal usul nama "Tuku-tuku" berasal dari bahasa Jawa yang artinya "beli". Penamaan ini dipilih untuk meningkatkan brand awareness dan daya tarik terhadap produk-produk Tuku-tuku. Tuku-tuku menjual berbagai macam merchandise yang menarik dan berkualitas guna meningkatkan brand awareness. Penjualan merchandise Tuku-tuku ditujukan kepada mahasiswa UGM dan masyarakat umum, serta penggemar merchandise dan produk kreatif.